STKIP Muhammadiyah Muara Bungo Segera Jadi UniversitaS

STKIP Muhammadiyah Muara Bungo  Segera Jadi UniversitaS

STKIP Muhammadiyah Muarabungo ditargetkan naik status menjadi Universitas. Pihak STKP sedang mengusulkan penambahan Program Studi dan semua persyaratan untuk itu. Hal itu diakui petinggi STKIP Muhammadiyah Muara Bungo, Syafrial Anas pada Senin (18/2). "Kita sedang mengusulkan STKIP menjadi Universitas," kata Syafrial Anas.

Salah satu persyaratan menjadi Universitas, adalah jumlah Program Studi harus ditambah dan sedang diupayakan. Sesuai rencana tahun ajaran baru nanti, STKIP Muhammadiyah menambah empat Program Studi lagi, selain yang sudah ada saat ini tiga Program Studi Keguruan. Yaitu pendidikan Vokasional Teknik Otomotif, Pendidikan Vokasional Teknik Elektronika, Pendidikan Teknologi dan Informasi serta pendidikan Vokasional Seni Kuliner (tata boga). Empat program ini juga keguruan. "Jadi semuanya tujuh Program Studi, tiga yang lama PGSD, pendidikan Penjaskes dan Pendidikan Bahasa Inggris. Plus yang empat terakhir, semuanya mencetak tenaga pendidik," ulas Syafrial Anas.

Sesuai target. Katanya, semua Program Studi ini sudah disetujui dalam waktu dua bulan kedepan. Dan kalau semua program study itu disetujui, maka syarat Universitas sudah cukup. Sebab sesuai Permenristek Dikti Nomor 51 tahun 2018, syarat minimal Universitas memiliki lima Program Studi. "Kalau sesuai rencana tahun ajaran baru kita sudah bisa terima mahasiswa. Kalau tenaga pengajar cukup, gedung juga cukup. Sekarang proses persetujuan yang masih sedang diurus," ulas Syafrial Anas.

Pihaknya juga, sambung Syafrial Anas, memang sengaja membuka Program Studi yang sama dengan Program Studi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Seperti Teknik Elektronika, Otomotif, Teknologi dan Informasi serta Seni Kuliner. Selama ini jurusan-jurusan tersebut banyak diminati di SMK tapi tidak ada tempat untuk melanjutkan ke perguruan tinggi di Bungo.  STKIP menjawab itu semua, mereka tidak perlu keluar daerah, sebab jurusan-jurusan di SMK juga linier di Kampus Muhammadiyah. "Sehingga output kita nanti bisa menjadi guru sesuai bidangnya. Juga punya keterampilan individual untuk buka usaha. Tak perlu lagi ke Jambi, ke Padang atau ke luar daerah lai," pungkas Syafrial Anas.

Sumber: https://www.jambi-independent.co.id

BAGIKAN ARTIKEL INI


Artikel Terkait

Halo, ada yg bisa Kami bantu ? 1